Fan Fiction Naruto: The Bonds (Chapter One: Those Eyes, The Eternal Darkness and Vicious Eye)


Salah satu Fan Fiction yang aku buat waktu SMA, hehe… udah lama banget ya… Untuk pecinta Naruto, yang mengikuti dari awal ceritanya, pasti gak terlalu asing dengan istilah-istilah didalamnya, but anyway, selamat membaca ^_^


——————————

Uzumaki Naruto, dari mana kekuatan itu…
Kekuatan yang bisa mengubah hati semua orang, kekuatan yang tidak dimiliki oleh siapapun.

Maafkan aku yang pernah memutuskan tali persaudaraan kita sebagai sahabat, oh bukan, maksudku sebagai saudara. Ketika aku memutuskan untuk meninggalkan Konoha demi mencari kekuatan yang tidak ada artinya. Itu memang kesalahan terbesar didalam hidupku, mengacuhkan orang seperti kamu Naruto, andai saja waktu itu kamu tidak datang, mungkin aku masih berada didalam kegelapan, dan dendam yang terus menghantui.
Lima belas tahun lalu, masih teringat didalam benakku, pertarungan yang sengit itu…

…(Lima belas tahun yang lalu)…

Sasuke, sedang apa kau, dia Itachi, serangan itu tidak akan berpengaruh padanya, aku sudah memprediksi dengan bunshin miliku, percuma kau melakukan serangan yang sama, Chidori tidak akan mempan melawan Sharingan miliknya”. Ucap Naruto.

(Naruto, anak itu, sejak kapan dia bisa memanfaatkan Jutsu itu.)

“Aku mengerti Naruto, tapi hanya dengan ini saja aku bisa membuat dia terdesak, kau diam saja disana, ini urusanku.” Balas Sasuke, berusaha untuk meyakinkan Naruto jika tindakannya ini benar.

Huh…Kita memang berbeda Naruto, kamu tidak mengerti bagaimana rasanya kehilangan orang yang kita sayang, kehilangan cita-cita, dan kehilangan segalanya. Dendam ini harus segera diselesaikan, hanya dengan kematiannya aku akan lega, biarpun nyawaku taruhannya.

Sesaat aku melihat celah, celah yang mungkin bisa aku tembus, sehebat apapun Sharingan yang dia miliki, pasti ada kelemahannya. Tapi semua itu masih terlihat samar, orang ini memang benar-benar monster, bagaimana bisa Sharingannya mengcounter serangan-seranganku, dari mana dia mendapat kekuatan ini.

Aku yang sudah berlatih lama untuk bisa menghadapi moment seperti ini, apakah akan berakhir sia-sia…
Jika memang demikian, untuk apa aku selama ini mencari kekuatan…
Untuk apa aku meninggal kan semua teman-temanku…
Untuk apa aku menghancurkan persahabatanku…
Apakah aku mengambil langkah yang salah.

Tapi, mengapa kamu masih menganggapku teman, Naruto, jawab pertanyaanku, untuk apa kamu melakukan semua ini, kamu hanya membuat aku tidak berarti…

Sesaat, waktu seperti berhenti…Aaarrrgghhhh Itachi memang kuat, Apa aku terjebak didalam Sharingannya…
Dimana aku…
Kemana Itachi…Pertarungan belum selesai, kenapa kamu lari Itachi
Apa mungkin…Aku sudah mati…
Tidak, aku tidak ingin mati, jika aku mati diapun juga harus mati…Tapi aku belum bisa melukainya sedikitpun…
Kemungkinannya aku yang sudah mati…

Dimana ini, aku seperti mengenal tempat ini…
Ah…ini rumahku…
Tapi kenapa banyak darah disini, darah siapa ini…Jejaknya menuju keruangan sebelah…Aku tidak mengerti, ada apa dengan semua ini…
Suara jeritan ini, ya aku mengenalnya…Ini suara Ibu
Ibu, ada apa denganmu…
Aku datang…Aku akan melindungimu Ibu…
Kakiku mantap berlari keruangan sebelah, tepat dimana jeritan itu terdengar, aku mencoba membuka pintu…Darah semakin jelas, seolah menuntun jalanku…
Dan aku pun sudah berada diruangan tempat jeritan itu…
Apa yang aku lihat…Sungguh tragedi yang menyesakkan
Aku pernah berada pada situasi seperti ini…

Aaaarrrggghhh, tidak, kenapa aku harus mengalami untuk yang kedua kalinya…
Ayah…
Ibu…
Bertahanlah, aku akan menolong kalian…
Tapi, perasaan apa ini…Ketakutan apa ini…Sungguh begitu kuat tekanannya, hawa membunuh ini berasal dari orang yang ada di depan itu…
Dia membelakangiku…
Siapakah dia…Aku seolah mengenalnya…
Tidak mungkin…
Uchiha Itachi, kakakku yang aku sayang…Melakukan semua ini…
Dia seperti bukan kakak…
Ya aku yakin, mata itu bukan miliknya…
Mata milik Itachi yang aku kenal selalu memancarkan kasih…
Dia bukan Itachi

Kalau begitu, siapa dia…
Kenapa dia memiliki tubuh yang sama seperti kakak, ah,dia memang kakak, hanya saja tatapan matanya bukan miliknya…
Lalu apa yang terjadi dengan diriku, kenapa aku susah bernapas, kenapa aku tidak bisa bergerak…
Ah, aku mengerti, saat ini aku belum mati, aku sedang terkena jutsu miliknya…
Bagaimana aku keluar dari sini…

Apa aku memakai jutsu itu saja, tapi jutsu itu ingin aku pakai disaat terakhir…Hanya dengan jutsu ini aku bisa menahan Amateratsu miliknya.
Hanya bisa satu kali aku pakai, yang kedua tidak akan bisa.
Apabila aku tidak melakukan apa-apa, aku akan terjebak selamanya di dimensi ini, matipun akan menjadi sulit.
Inilah kehebatan Sharingan, The Eternal Darkness, kegelapan abadi, seseorang yang sudah terkena Jutsu ini akan tertidur selamanya, dan bermimpi tentang kejadian pahit yang pernah dialaminya, tanpa pernah bisa bangun.

Aku harus cepat, hanya ini satu-satunya cara…Sudah tidak ada waktu lagi…
Ya, dari pada kesempatan membunuh Itachi hilang…
Itachi, jutsu ini seharusnya aku pakai untuk menghadapi Amateratsu milikmu…
Tapi, kau memang hebat, aku tidak bisa menebak akhir dari pertarungan ini, mungkin aku akan kalah, tapi aku tidak ingin melakukan kesalahan untuk yang kedua kalinya. Aku sudah punya keluarga baru, aku tidak ingin meninggalkan mereka lagi…
Vicious Eye, terimalah jutsu ini…

Blast

Kilatan yang muncul dari mata Sasuke, sesaat semua dipenuhi oleh Chidori, Nagashi Chidori mungkin, tapi bukan, lebih hebat lagi, chakra lebih terarah, memang jutsu yang menakutkan…

Uchiha Itachi terheran-heran, jutsu macam apa itu yang bisa menggagalkan The Eternal Darkness

Terlebih Naruto, yang masih tidak percaya, dia kaget, cahaya apa itu yang keluar dari mata Sasuke, kemudian diteruskan dengan Nagashi Chidori yang begitu sempurna percikan chakranya…

Uchiha Itachi meghindar dengan seketika dari tubuh Sasuke
Kemudian dia melakukan seal jutsu Amateratsu, rupanya Itachi berusaha untuk mengakhiri pertarungan yang sengit ini…
Amateratsu…ya jutsu ini pernah sekali berhadapan dengan Fuuton Rasen-Shuriken milik Naruto.
Naruto benar-benar merasakan betapa mengerikannya jutsu ini.

Sasuke, cepat menghindar dari situ”, teriak Naruto

Tapi semuanya sudah terlambat, Amateratsu sudah terbentuk, tinggal diarahkan saja ke Sasuke, dan itu benar saja, Itachi langsung menyerang Sasuke yang tidak berdaya…

to be continued…

Author: Bagas Wajib

Lover

3 thoughts on “Fan Fiction Naruto: The Bonds (Chapter One: Those Eyes, The Eternal Darkness and Vicious Eye)”

    1. ok, minggu depan ada lanjutannya…
      haha, dongeng sebelum tidur, seep2… lanjutannya pasti akan lebih seru… ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s